/*Promo Ramadhan 2016 */ /* Promo Ramadhan 2016 */

AD (728x60)

Senin, 21 Maret 2016

Bahaya Merokok Untuk Kesehatan Mulut

Share & Comment
Bahaya Merokok Untuk Kesehatan Mulut - Bukan hanya jantung dan paru-paru yang terkena akibat negatif dari merokok. Kesehatan mulut adalah satu hal yang terkena akibat buruk merokok.

Akibat Merokok untuk Kesehatan Mulut
Merokok dan menggunakan produk tembakau untuk dibakar, seperti cerutu dan pipa dapat menjadi penyebab sebagian besar masalah gusi untuk orang dewasa. Merokok dapat memperbesar risiko berkembangnya penyakit gusi. Tembakau dapat menghambat aliran darah ke gusi, sehingga membuat gusi kekurangan nutrisi, oksigen dan rentan terserang infeksi. Selain itu, rokok juga berdampak pada kerusakan lapisan tulang dan jaringan gigi.



Memang sih, tergantung jumlah dan lamanya merokok, tapi setiap perokok dapat berisiko mengalami masalah kesehatan gigi seperti berikut:

  • Perubahan warna gigi.
  • Bau napas yang tidak sedap dan bersifat menetap.
  • Berkurang kepadatan tulang rahang.
  • Periodontitis, infeksi oleh bakteri rongga mulut yang dapat mengakibatkan kerusakan pada jaringan pendukung gigi.
  • Meningkatkan penumpukan plak dan karang gigi.
  • Meningkatkan risiko kanker mulut.
  • Meningkatkan risiko sinusitis.
  • Radang kelenjar ludah.
  • Risiko timbulnya bercak putih pada mulut (leukoplakia).
  • Meningkatkan risiko penyakit gusi yang seringkali menjadi penyebab utama tanggalnya gigi.
  • Bertambahnya risiko lubang pada gigi.


Bahaya Tembakau yang Bukan Dihisap
Selain untuk bahan rokok, di beberapa negara termasuk Indonesia, daun tembakau dapat dikunyah atau dikulum. Tembakau kunyah ini biasanya diproduksi oleh usaha rumahan dan tanpa merek, atau bahkan dilinting hanya untuk konsumsi pribadi.

Sayangnya, tembakau non-isap ini ternyata lebih berbahaya dibandingkan merokok. Tembakau mengandung lebih dari 25 bahan kimia yang berisiko menyebabkan kanker mulut dan tenggorokan. Penggunaan tembakau yang dikunyah dapat menyebabkan tubuh terpapar kandungan nikotin jauh lebih banyak dibandingkan rokok. Selain itu, tembakau seperti ini dapat mengakibatkan iritasi dan penipisan lapisan gusi, jadi gigi menjadi lebih sensitif.



Berhenti Merokok
Perokok memiliki risiko enam kali lebih tinggi untuk mengidap kanker mulut dan tenggorokan dibandingkan yang tidak merokok. Penelitian membuktikan bahwa dengan berhenti merokok, risiko mengidap penyakit gusi akan menurun drastis. Selain itu, hampir semua pengguna tembakau non-isap yang mengidap leukoplakia dapat sembuh dalam waktu kurang dari dua bulan.

Nicotine Replacement Therapy (NRT) adalah satu terapi untuk menghentikan kebiasaan merokok yang relatif aman untuk semua orang. Terapi dilakukan dengan beberapa pilihan:


  • Permen karet nikotin: dikunyah perlahan-lahan selama 30 menit secara teratur.
  • Tablet isap: diisap di antara gusi dan di bagian dalam pipi selama 30 menit.
  • Tablet sublingual: tablet dibiarkan larut di bawah lidah.
  • Inhaler: dihirup secara teratur dan sesuai dosis.
  • Transdermal: ditempelkan pada kulit yang berpemukaan kering dan tidak berambut pada tubuh bagian atas.
  • Obat semprot hidung.
  • Tanyakan dokter untuk mengetahui terapi manakah yang lebih sesuai untuk Anda.


Memeriksakan Diri ke Dokter Gigi
Selain menyikat gigi, berkumur dengan cairan antibakteri dapat mengurangi risiko penyakit gigi dan gusi. Telah tersedia obat kumur khusus untuk perokok. Apakah Anda perokok atau bukan, tetaplah penting untuk memeriksakan diri ke dokter gigi jika Anda mengalami gejala berikut ini:

  • Gusi berdarah saat disikat.
  • Gigi menjadi lebih sensitif terhadap makanan panas atau dingin.
  • Gusi bengkak, nyeri, atau merah.
  • Gusi yang meregang atau menjauh dari gigi.
  • Berubahnya pertemuan deretan gigi atas dan bawah.
  • Bau mulut yang tidak kunjung hilang.
  • Tanggalnya gigi permanen.(Dokter Gigi Cempaka Putih)
Tags: ,

Written by Drg Dian Yunita

Alumnus FKG Universitas Indonesia (UI) yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun di bidang kesehatan gigi. Saat ini berpraktek di Klinik Drg Dian Yunita dan Aestique Clinic, Jl. Cempaka Baru XII no.1 RT.005 RW.07 Kemayoran Jakarta Pusat. HP : 0811-357-9191 BB : 25C-2C-68C Email : drgdianyunita@gmail.com

0 komentar:

Posting Komentar

 

Artikel Kesehatan Gigi Terpopuler

DRGCempakaPutih @Twitter

DRGCempakaPutih @ FB

Kenapa Dokter Gigi Cempaka Putih?

Kenapa Klinik Gigi Cempaka Putih?

* Dokter Gigi Berpengalaman Lebih dari 10 Tahun
* Layanan Perawatan Gigi Lengkap
* Biaya Layanan Terjangkau

Ikuti Dokter Gigi Cempaka Putih

Copyright © DokterGigi Cempaka Putih | Designed by Templateism.com | Published by Free blogger Templates
/* Promo Ramadhan 2016 */
×
Promo Ramadhan 2016
/* Promo Ramadhan 2016 */